Dengan pemahaman di atas maka yang dimaksud dengan radikalisme adalah gerakan yang berpandangan ekstrim dan sering menggunakan kekerasan dalam mengajarkan keyakinan mereka. kekerasan dalam menyebarkan agama, paham keagamaan serta paham politik.
Walaupun ada ahli yakni Dawinsha mengemukakan defenisi radikalisme menyamakannya dengan teroris. tetapi ia sendiri memakai radikalisme dengan membedakan antara keduanya. Radikalisme adalah kebijakan dan terorisme bagian dari kebijakan radikal tersebut. defenisi Dawinsha lebih nyata bahwa radikalisme itu mengandung sikap jiwa yang membawa kepada tindakan yang bertujuan melemahkan dan mengubah tatanan kemapanan dan menggantinya dengan gagasan baru.
Makna yang terakhir ini, radikalisme adalah sebagai pemahaman negatif dan bahkan bisa menjadi berbahaya sebagai ekstrim kiri atau kanan.
Sejarah Radikalisme
