Munculnya isu-isu politis mengenai radikalisme merupakan tantangan baru bagi umat beragama untuk menjawabnya. Isu radikalisme sebenarnya sudah lama mencuat di permukaan sebagai wacana internasional. Radikalisme sebagai fenomena historis-sosiologis merupakan masalah yang banyak dibicarakan dalam wacana politik dan peradaban global, akibat kekuatan media yang memiliki potensi besar dalam menciptakan persepsi masyarakat dunia. Banyak label label yang diberikan oleh kalangan barat untuk menyebut gerakan, misal pada agama tertentu, misalnya “Islam radikal”, dari sebutan kelompok garis keras, ekstrimis, militan, Islam kanan, fundamentalisme sampai terrorisme. Bahkan di negara-negara Barat pasca hancurnya ideology komunisme (pasca perang dingin) ada yang memandang Islam sebagai sebuah gerakan dari peradaban yang menakutkan. Tidak ada gejolak politik yang lebih ditakuti melebihi bangkitnya gerakan Islam yang diberinya label sebagai “radikalisme Islam”. Tuduhan-tuduhan dan propaganda Barat atas Islam sebagai agama yang dianggap menopang gerakan radikalisme telah menjadi retorika internasional.
Memahami Radikalisme dan Sejarahnya
