Opini

Menggali Kedalaman Filosofi Perisai Lambang Negara Elang Rajawali Garuda Pancasila

Menggali Kedalaman Filosofi Perisai Lambang Negara Elang Rajawali Garuda Pancasila

Sultan Hamid II kuliah di Technische Hoogeschool te Bandoeng (T.H.B) yang kini menjadi Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia adalah adik kelas Soekarno. Mereka merupakan sahabat baik, sama-sama jurusan Teknik Sipil. Maka teknik yang ia gunakan untuk menggambar adalah teknik dasar mahasiswa jurusan Teknik Sipil.
Tapi Sultan Hamid II adalah anak yang cerdas. dia tidak menyelesaikan pendidikan di T.H.B, karena diterima di Akademi Mileter Belanda “Breda”. Dia menyelesaikan studinya sebagai Kadet atau calon perwira di akademi militer tersebut.

Membaca Lambang Negara Elang Rajawali Garuda Pancasila sama dengan mengeja Indonesia sejak masa lalu, kini dan mendatang. Benar-benar cerdas. Filosofis. Simetris–really Nasionalis-Relijius–jauhlah panggang dari api karya adiluhung seperti ini punya jiwa pengkhianat. Jika ada tuduhan seperti ini perlu dicek kembali apa buktinya? Jangan-jangan hal itu fitnah belaka. Justru sebaliknya, Hamid adalah pahlawan yang sebenar-benarnya. Perlu bukti? 1. Lambang Negara Elang Rajawali Garuda Pancasila. 2. Ia negarawan pertama yang mengunjungi Soekarno-Hatta di pengasingan Muntok. Dari sana bintang kenegarawananannya terus bersinar terang hingga KMB dan Menteri Negara. 3. Rekam jejak kehidupannya tidak menggambarkan satupun dia pengkhianat kecuali oknum pejabat negara yang mengkhianatinya.