Aweng menjelaskan bahwa 100an anak muda itu adalah Santri Pemegang Amanah atau SPA. Mereka datang dari berbagai wilayah Kalbar dan Indonesia. Mereka membentuk diri dalam keimanan dan keilmuan serta kemasyarakatan.

Di atas SPA ada direktur program sosial, ekonomi dan pendidikan. Di atas para direktur ada imam santri yakni empat orang. Mereka adalah KH Lukmanul Hakim, HM Nur Hasan, KH Een dan KH Beni Sulastyo.
Baca Juga:Masjid Seratus Paragraf
Struktur tugas dan fungsi dijelaskan oleh Direktur Baitul Munzalan Indonesia Imam Muttaqien. Ia hijrah dari bank konvensional kepada syariah BMI. Di bawahnya ada 240 SPA.
Sumar takjub. Ia ingin Munzalan mewujud di Sambas. Ia berdecak kagum menjalani Tower Munzalan dan foto di depan fasilitas wakaf mobil mewah Alphard dan Ducati. *
