Opini

Pelayanan Provider Internet di Pontianak

Pelayanan Provider Internet di Pontianak

Berjam-jam telah berlalu, hingga pukul 14.40, saya memperhatikan para pelanggan lain yang sama senasib dengan saya, menunggu gilirannya untuk dilayani mulai gusar. Ada yang tertidur di sofanya, ada yang mondar-mandir kesana kemari, dan lain seterusnya. Hingga, seorang bapak-bapak di sebelah saya mulai mengutarakan kekecewaannya kepada saya, membuka percakapan.

“Ini sudah terlalu lama saya menunggu. Harusnya, sebagai Badan Usaha… lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Masa nunggu sampai berjam-jam gini.” katanya.

Setelah kulihat, memang yang melayani kami hanya tiga orang saja. Padahal, tempat yang disediakan untuk melayani berjumlah lebih dari lima. “Di mana yang lain?”. gumamku.

Dari tadi, dari awal saya masuk, hingga sekarang, baru sampai urutan 72. Itupun banyak nomor urut yang tidak ada, karena mungkin sudah pulang lebih duluan. Yang saya hitung, kemungkinan baru 5-7 orang yang dilayani, dari pukul 12.30, hingga 14.40 an.

Saya pun hanya mengiyakan saja. Hingga pukul 16.00 WIB, akhirnya giliran saya dipanggil. Yaa, urutan A 92 dari urutan A 54 sewaktu saya datang. Saya pun dipersilahkan duduk dan mengutarakan kebutuhan saya.

“Tidak bisa Mas. Telpon tidak bisa diputus. Karena telpon merupakan layanan utama kita.” Kata mbak-mbak yang melayani saya.