Opini

Pemilu dan Demokrasi Buah

Pemilu dan Demokrasi Buah

Namanya juga si raja buah. Dalam nomenklatur pertumbuhan dan pertanaman, tidak hanya ukuran buahnya yang besar, pohonnya juga besar, sehingga membutuhkan tempat tumbuh yang besar. Selain itu, si raja buah ini juga melibatkan transaksi yang besar lantaran rasa yang ditawarkannya aduhai. Sesuai dengan tekstur dan strukturnya. Semakin legit, tebal isi, kelemping biji, harganya pun selangit. Pasar Pontianak bahkan sempat digegerkan dengan harga buah durian mencapai ratusan ribu bahkan jutaan rupiah. Pun jika tak terserap pasar, masih bisa disulap menjadi tempoyak ataupun lempok. Masih bisa selamat dari jangka waktu pasar buah segar nan singkat. Daya survivalnya sangat tinggi.

Si raja buah ini juga punya daya pikat lainnya. Yakni pengusir rasa dingin. Warga Tionghoa punya kepercayaan dengan si buah penghantar panas ini. Oleh karena itu setiap musim buah durian tiba, pedagang menuju ke titik pasar yang mudah dijangkau warga Tionghoa.

Harga langsat dan rambutan baru akan beringsut naik ketika si raja buah melewati masa panen raya. Jika panen raya buah-buah tropis ini bersamaan dengan masa panen si raja buah tersebut, alamat tak akan pernah menguasai pasar. Tak akan pernah mendapatkan tempat terhormat dengan harga tertinggi setinggi harga durian.