Opini

Pilkada dan Kemenangan Sejati

Pilkada dan Kemenangan Sejati

Untuk dapat mewujudkan ekspektasi tersebut,  tentu harus menjadi perhatian dan tanggung jawab semua elemen masyarakat. Baik itu Pemerintah,  penyelenggara Pilkada,  Partai Politik,  Kandidat dan tim pemenangannya,  masyarakat, tokoh agama,  tokoh masyarakat, dan termasuk media massa.  Termasuk dalam Pemerintah adalah pihak keamanan (TNI dan Polisi).  Penulis perlu menyebutkan semua pihak ini,  agar kita tidak latah, hanya menyerahkan semata tanggung jawab Pilkada ini kepada penyelenggara (KPU dan Bawaslu).  Ada relasi mutualisme simbiosis dalam proses Pilkada antar komponen masyarakat.  Relasinya bisa konstruktif dan sekaligus juga bisa destruktif.  Konstruktif artinya,  semua komponen saling menopang satu sama lain.  Misalnya peran tokoh agama dan  tokoh adat dalam mendorong dan memotivasi masyarakat untuk pro aktif dalam menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab.  Termasuk penekanan agar publik peduli dan responsif dengan malpraktek politik yang disebut money politic.  Sedangkan relasi bisa destruktif jika,  hubungan yang dibangun adalah relasi pragmatis dan dekaden,  seperti fenomena money politic.  Seperti yang banyak di wanti-wanti oleh berbagai pihak.