Agenda launching hari ini dihadiri hampir seluruh pejabat tinggi di tingkat Provinsi, Kabupaten & Kota se-Kalimantan Barat. Tak cuma pejabat, para civitas akademik di Kota Pontianak ini juga turut hadir. Para Rektor, Dekan, Dosen-dosen, dan para peneliti. Bukti bahwa kecintaan terhadap dunia akademik kemudian ditunjukkan oleh Pak Didi dengan bekerjasama membentuk Pusat Studi Ilmu Kepolisian di Universitas Tanjungpura Pontianak. Sebagian tamu undanganpun memberikan testimoni dan memiliki kesan masing-masing.
Semua orang punya cerita. Semua orang berdecak kagum dan bangga kepadanya. Bukan karena pangkat dan jabatannya, tapi karena perjuangannya meniti karir yang kemudian menjadi inspirasi setiap orang. Karena gagasan-gagasan yang diwujudkannya memetik hasil baik untuk semua orang. Hal tersebut disusun apik oleh “Bang Nur” di setiap rinci halaman buku biografi tentang Kapolda Kalbar satu-satunya saat ini.

Saya pun punya kesan mendalam kepada beliau. Pak Didi punya karakter dan pribadi kuat terhadap setiap orang yang berinteraksi kepadanya. Kami beberapa kali berinteraksi dalam beberapa agenda. Mulai dari koordinasi bersama kami Yayasan Sultan Hamid II, sampai Memorandum of Understanding (MoU) yang untuk pertama kalinya ditandatangani Polda Kalbar bersama Universitas Muhammadiyah Pontianak.
