Opini

Yayasan Sultan Hamid Siap Audiensi ke Presiden Jokowi

Yayasan Sultan Hamid Siap Audiensi ke Presiden Jokowi

Artinya nama baik Sultan Hamid II harus kita Rehabilitasi dengan segera! Baik oleh Pemerintah pusat (secara institusional), atau secara khusus oleh Presiden Republik Indonesia. Kita, generasi muda di Indonesia, berkepentingan untuk meloloskan rekonsiliasi bangsa dan rekonstruksi sejarah negara ini. Kalau tidak, semakin banyak pendukung Sultan Hamid II di Pontianak, Kalimantan Barat, maupun masyarakat secara umum di Indonesia akan tersinggung atas sikap subyektif Pemerintah pada saat ini. Itu fakta!

Akhirnya, sudah sepatutnya Presiden RI, menjalankan fungsinya sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan untuk meresolusi keadaan ini semua. Kalimantan Barat hari ini bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dan hari ini, Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Tingkat Daerah (TP2GD) merekomendasikan Sultan Hamid II sebagai pahlawan nasional. Bukankah TP2GD juga merupakan perpanjangan tangan dari Jakarta (baca: Pusat)?

Maka dari itu, urgensi kami untuk berjumpa Presiden RI Bapak Ir. H. Joko Widodo dalam waktu dekat, agar segera pula terealisasi. Semoga!

Kami terus berupaya agar simpul perjuangan ini menorehkan catatan perjalanan yang baik dan positif. Agar kita semua, memahami arti penting nama baik seorang manusia. Apalagi nama baik Bapak Bangsa kita, salah seorang pejuang dan pendiri bangsa dan negara kita. Sang pemersatu bangsa kita. Sang Perancang Lambang Negara kita, Garuda Pancasila, Sultan Hamid II.