Opini

Teruslah Berbuat Baik…

Teruslah Berbuat Baik…

“Kebajikan apa pun yang kamu peroleh, adalah dari sisi Allah, dan keburukan apa pun yang menimpamu, itu dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu (Muhammad) menjadi Rasul kepada (seluruh) manusia. Dan cukuplah Allah yang menjadi saksi.” (QS. An-Nisa’ 4:79)

Hidup manusia itu fa alhamaha fujuraha wa taqwaha. Setiap manusia dikasih Allah dua hal:

  1. Fujur (nafsu)
  2. Taqwa (taat)
    Saat mendapatkan nikmat misalnya uang, akan terjadi pergolakan antara fujur dan takwa. Ketika fujurnya lebih kuat, maka terjadilah dosa. Ingat, maksiat itu enak dan bikin ketagihan namun ada efek samping berupa kehampaan.
    Saya dikarenakan karunia Allah, sering ketemu dengan orang yg hampa seperti ini. Saya langsung tembak, ada gak 3K dalam hidupnya? Ketenangan, kebahagiaan, keberkahan.

Taqwa itulah fitrah asli manusia. Jadi kawan-kawan semua, ketika kita diberikan fujur dan takwa, kita sebenarnya cenderung kepada taqwa, namun fujur ini datangnya berulang-ulang. Dari kawan, dari orang yg dihormati, dari siapapun.

وَاِنْ جَاهَدٰكَ عَلٰٓى اَنْ تُشْرِكَ بِيْ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِى الدُّنْيَا مَعْرُوْفًا ۖ وَّاتَّبِعْ سَبِيْلَ مَنْ اَنَابَ اِلَيَّۚ ثُمَّ اِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَاُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ