Ketika fujur sudah dominan, وحول شهوات.
Wuhulu syahwat setiap orang berbeda-beda. Ada yg bentuknya benda, ada yg berbentuk kebiasaan. Ghibah, narkotika, video porno, dll. Ini akan terjadi ketika ngumpul dengan teman-teman yg sejenis. Lagi ngapain sih dia? Lagi mengisi kehampaan hatinya. Namanya hati yg palsu, diisi juga dengan kebahagiaan yg palsu.
وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اَعْمَالُهُمْ كَسَرَابٍۢ بِقِيْعَةٍ يَّحْسَبُهُ الظَّمْاٰنُ مَاۤءًۗ حَتّٰٓى اِذَا جَاۤءَهٗ لَمْ يَجِدْهُ شَيْـًٔا وَّوَجَدَ اللّٰهَ عِنْدَهٗ فَوَفّٰىهُ حِسَابَهٗ ۗ وَاللّٰهُ سَرِيْعُ الْحِسَابِۙ
“Dan orang-orang yang kafir, amal perbuatan mereka seperti fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi apabila (air) itu didatangi tidak ada apa pun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah baginya. Lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan (amal-amal) dengan sempurna dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya.” (QS. An-Nur 24:39)
Kafir di sini bukan yg KTP-nya non muslim ya. Tapi mereka adalah yg ingkar pada Allah dan hari akhir. Amal perbuatan mereka seperti fatamorgana, dikiranya projectnye, tendernya mendatangkan air. Mereka orang yg dahaga, selesai party dikira kehampaannya hilang. Tapi hampa lagi, dan berbuat lagi. Tidak ada apapun yg tersisa dari air itu.
