Kini Tokya memimpin Munzalan Mubarakan bersama team yang dipimpin KH Lukmanul Hakim dan saya memimpin Binabud Chapter Pontianak, Kampoeng English Poernama dan Teraju News Network. Atmosfir dakwah, sosial, pendidikan serta entrepreneur yang sama, namun Tokya berzona mesjid, saya pers.

*
Abangku yang kukenal pecinta ikan kembung masak pindang. Ia juga suka makan makanan ala Arab seperti canai hingga air kelapa muda. Kami tentu saja pecinta langsat, durian dan rambutan sebab produsen di kebun sendiri. Persis di belakang rumah, Sungai Raya Dalam. Kini telah menjadi Munzalan Store, Roti Bahagia dan Car Wash 69 serta Raflesia Residence.
Di masa kecil, kami dididik terlibat pekerjaan ortu. Abang mengantar es batu ke hulu sampai warung Wak Lalleng dan Aku ke hilir. Mengantar balok es batu ke warung Anyap. Kami juga dapat tugas menebas rumput di pekarangan rumah.
Disebabkan nilai ekonomi dan keuangan bisnis rumah tangga itu Abang kuliah ekonomi dan saya pertanian. Abang tamat SD di atas tanah wakaf ibunda Halijah dengan pendiri sekolah Madrasah Ibtidaiyah Imaduddin adalah ayah bersama tokoh kampung Ustadz Ahmad Rasyid Matana serta Pak Ali. Saya tamat SDN Inpres 166. Sekolah besutan Orba. Pak Harto. Tapi kami sama-sama alumni SMP Mujahidin.
