Opini

Tok Ya – Tok Yess

Tok Ya – Tok Yess

Kami sama-sama diboyong dengan perahu. Junsun. Kami asli anak-anak Kapuas. Tak heran kami semua jago renang. Jago panjat pohon. Bahkan kelapa 30 meter tingginya. Kadang bisa naik, tak bisa turun. Idiiih serrrram…

Oiya. Kami juga sama sama khatamul Qur’an. Sama sama disunat. Pakai acara adat.

Rumah ortu berdinding papan. Rumah kampung yang mungil. Atapnya masih sirap. Bilah-bilah kayu sehingga sejuk. Hanya saat menua, gantinya seng. Saat seng berkarat gantinya Raflesia Residence. Begitulah metamorfosis kampung menjadi kota. Bersyukur kami bermetamorfosis dengan edukasi bapak-emak yang relijius dan peduli edukasi. Hasilnya lima bersaudara rukun, kompak, bersatu.

Rumah mungil saat itu dikelilingi bunga. Aneka jenis puring, bonsai, hingga hanjuang. Kami suka berfoto di taman. Juga di pelintasan Sungai Raya Dalam…anak Sungai Kapuas. Persis tapal batas Kota Pontianak dengan Kubu Raya. Kini era Bupati Jiwo dan Walikota Edi Kamtono kampung kami berubah wajah menjadi kota yang bersih dan rapih. Lembaga lembaga yang Bapak, Emak, Tok Ya dan saya dirikan semoga juga menjadi legacy.

MET ultah sekali lagi Tok Ya. Lelahku lillah terpatri di hati kami adik-adik yunior bersaudara. Terimakasih terus menginspirasi.