Opini

Virus Corona bukan Virus Dengue

Virus Corona bukan Virus Dengue

Percikan ludah dan liur dari pengidap akan melekat di dekat pengidap batuk dan bersin, mungkin di lantai, di kursi tempat pengidap duduk, dan semua peralatan dan benda di sekitar pengidap. Itu alasan mengapa jemari kita selama berada di tempat publik sebaiknya tidak memegang wajah.

Mengapa wajah? Oleh karena hidung dan mata dan mulut berada di wajah. Bila jemari yang sudah tercemar virus corona yang kita tidak tahu entah dari mana tercemar di tempat publik, lalu menyentuh wajah, virus akan menjalar dengan mudah ke hidung, mata, atau mulut.

Termasuk di dalam kabin pesawat. Kita tidak tahu apakah dalam pesawat sedang ada pengidap virus corona. Dalam masa inkubasi atau masa tunas, pengidap virus belum memperlihatkan gejala, namun di saluran pernapasannya sudah ada virus corona yang setiap saat siap tersemprotkan lewat batuk dan bersin, atau bercakap-cakap.

Virus yang melekat pada benda atau peralatan di sekitar pengidap akan segera mati juga dalam hitungan jam. Virus bertahan lebih lama, mungkin 3-4 jam bila berada di lendir, liur, atau cairan, dan bukan di benda mati.