Jadi sesungguhnya terhadap corona lebih penting upaya pencegahan bagi masyarakat. Berjaga-jaga barangkali ada pengidap virus berkeliaran di tempat publik. Dan itu tidak banyak. Lebih penting tidak ke tempat publik kalau tidak perlu. Pakai masker hanya kalau ke tempat publik di wilayah yang sudah ada kasusnya. Kalau dilaporkan sudah ada 2 kasus positif di Depok, artinya wilayah itu yang kemungkinan sudah ada penularan ke sejumlah orang, seturut perhitungan epidemiologis, dibanding wilayah lain yang belum ada kasus.
Perlu ditelusuri pula, ke mana saja tamu Jepang penular 2 kasus itu alibi jejaknya, selain 2 kasus ini juga sudah singgah ke mana dan berada di mana setelah bertemu tamu Jepang yang sakit itu. Ditelusuri pula di RS Depok tempat 2 kasus pernah berobat sudah bertemu dengan siapa saja, suster dan dokter siapa, berada di ruangan mana. Itu semua untuk melakukan surveilans supaya jejak-jejak pengidap bisa dibersihkan.
Ihwal memakai masker sendiri, sesungguhnya hanya bagi yang sedang demam, flu, batuk pilek saja yang perlu atau kita yang berada di dekat wilayah yang sudah ada kasusnya. Tetangga 2 kasus itu pun sebetulnya belum tentu berisiko tertular karena virusnya sudah tidak ada, apalagi keduanya sudah masuk RS Soelianti Soeroso.
