Sosok dan gaya kepemimpinan Ahok yang demikian, memunculkan dua kubu besar; pendukung dan penantang Ahok. Bagi kelompok pertama, sosok Ahok yang dianggap bersih, dengan gaya kepimpinannya yang tegas menjadi kekuatan untuk pendukungnya. Sebaliknya bagi kelompok kedua, Ahok adalah sosok yang tak mengenal kompromi, gaya kepemimpinan yang terkesan arogan dan sombong menjadi dasar penolakan sikap terhadap Ahok.
Singkatnya, seringkali Ahok dinilai sebagai pribadi yang tidak baik, kasar, tidak beretika dan arogan. Pribadi yang yang sombong, yang tidak mengedepankan adat-adat ketimuran dan kesopanan dalam berkomunikasi. Seorang pemimpin yang sering marah-marah di depan publik, kritis dan sebagainya, layaknya seorang superbody.
Mengapa Ahok selalu menjadi selebritas politik tanah air? Setidaknya ada empat hal yang penting kita pahami.
