in

Pahlawan Nasional untuk Sultan Hamid

sultan hamid II

Sultan Hamid II adalah seorang intelektual dan patriot bangsa yang lahir dan hidup untuk bangsa ini, di negeri yang kita cintai ini. Dengan dasar filosofi bangsa, dia berjuang keras meletakkan dasar persatuan sebagai simbol negara dan demokrasi kita: Garuda Pancasila.

Kita patut berterima kasih kepada Sultan Hamid II, yang banyak berperan di masa awal kemerdekaan atau masa memperjuangkan kedaulatan. Sultan Hamid II adalah seorang yang begitu berjasa menorehkan tinta emas perjuangan persatuan bangsa.

Melalui Konferensi Meja Bundar (KMB) tahun 1949 di Den Haag – Belanda. Momentum internasional itu kemudian menjadi saksi bagaimana peran kepahlawanan Sultan Hamid II dalam perjalanan sejarah negara kita. Dialah yang bertandatangan di atas secarik kertas penyerahan & pengakuan kedaulatan itu.

Kemerdekaan yang sebenar-benarnya! Kedaulatan penuh untuk Bangsa Indonesia!

Sultan Hamid II bukan pengkhianat bangsa. Nasionalismenya begitu besar terhadap negara ini. Lagi-lagi, fakta berkata bahwa dia sama sekali tidak terlibat peristiwa Westerling di Bandung bersama APRA tahun 1950.

Mengapa dipaksakan sudut pandang itu sehingga, seakan-akan, dia tak mencintai negeri ini? Ibu pertiwi.

Kini, Pahlawan bangsa itu tak kunjung dihargai. Sedangkan gelar kepahlawanan adalah hak semua orang, hak seluruh anak bangsa di Indonesia. Hak masyarakat Pontianak – Kalimantan Barat! Keadilan adalah hak untuk semua, bahkan kita.

Sultan Hamid II orang yang paling sabar dalam menerima kondisi dan situasi terburuk, yang tentu banyak orang sesalkan. Sedangkan, dialah yang mengedepankan persatuan, bukan perpecahan!

Sultan Hamid II jelas menorehkan tinta emasnya untuk bangsa. Emas-tetaplah emas, walaupun ditenggelamkan dalam lumpur sejarah. Sultan Hamid II adalah pahlawan, yang setia berkorban. Bukan untuk dikenal namanya, tapi semata-mata membela cita-cita.

Gelar kepahlawanan jelas bukan untuk seseorang yang tak pernah punya dosa, melainkan dia yang mempunyai banyak peran dan jasa, terhadap Indonesia.

Selamat Hari Pahlawan 10 November 2020.

Pontianak, 09 November 2020.

Anshari Dimyati.
Ketua Yayasan Sultan Hamid II.

“Merdeka..!! Tetap..!!”

Berbagi itu indah:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Pengumuman FENA 2020 “#10-11-20”

sultan hamid II perancang lambang negara

Sultan Hamid di Hari Pahlawan Nasional