Berita

Lebaran Tengkawang Hingga Sidney dan Timor Leste Dibalut Sastra Lisan

Lebaran Tengkawang Hingga Sidney dan Timor Leste Dibalut Sastra Lisan
Suasana ngopi dan diskusi di La Gramma kawasan Gajahmada Pontianak

Beliau menarik foto foto di IPad miliknya. Menunjukkan desain rumah ekologis yang ditempatinya dengan tagline, “rumah kota — udara serasa hutan”. Diliput pula oleh konsultan ekologis. Ada cadangan 25 liter kubik air asal tadah hujan yang diputar sehingga bebas ketergantungan pada air galon apalagi air leding.
Para aktivis tertarik. Terpadunya idealisme dengan realisme. Dimulai dari diri sendiri dan sekarang juga.

Benar-benar lebaran yang bernas. Sekaligus menabalkan kesaktian sastra lisan tentang bertuahnya Kapuas: “Anak cicak jatuh ke teras// Entah berkaki entah tidak// Kalau sudah minum air Kapuas// Bisa-bisa balik kampung mendadak// Full senyum. Minal aidzin. Maaf lahir batin. *

Foto: Bu Sakti memegang buah Tengkawang dengan kekaguman atas derivasi manfaatnya secara ekonomi, ekologi dan kesehatan jantung.
Foto: eksotiknya si buah Tengkawang.
Foto: suasana ngopi dan diskusi di La Gramma kawasan Gajahmada Pontianak.
Foto: Aktivitas Mas AH di Timor Leste wawancara bersama Menlu dan Ramos Horta.