Berita

Loyalis Sultan Hamid Bicara Apa Adanya: Sejak Lahir Sampai Wafat Hamid Alkadrie Orang Indonesia, Bukan Belanda!

Loyalis Sultan Hamid Bicara Apa Adanya: Sejak Lahir Sampai Wafat Hamid Alkadrie Orang Indonesia, Bukan Belanda!

Saya sebagai loyalis SH II terus berpikir siapakah informan yang memberi tahu bahwa Sultan Hamid II ingin membunuh mereka? Sampai hari ini saya pikir ini tuduhan tendensius kepada SH II. Tolong bikin seminar lawan itu Anhar Gonggong…
Insya Allah kalau ke Pontianak kite ngumpullah. Tolong nasihatkan Sultan jangan kepancing emosi, sebab kita ini melawan subyektifitas ahli sejarah, sehingga perlu cerdas dan kepala dingin. Hanya dengan kearifan, kebijakan, dan pijakan keilmuan–keilmiahan–simpati pada kebenaran bertambah.

Perlu diingat orang-orang sòk republiken di Kalbar ada juga sebagai korban kabur atau buramnya sejarah. Itu sudah dari dulu. Mereka sudah menjadikan Sultan Hamid II sebagai ladang permusuhan supaya dianggap pejuang. Kenapa? Karena kan ‘ndak’ berani melawan Belanda asli!?

Nah, di bawah pimpinan dokter Sudarso dan diikuti pemuda-pemuda IPKI ikut demo ke SH II tahun 50-an. Tuntutan mereka yakni bubarkan Republik Indonesia Serikat (RIS) dan mereka dianggap veteran angkatan 45. Padahal kan tidak ada angkat senjata?