Berita

Percikan Api di Tanjungraya, “Lampu Kuning” untuk Kota Pontianak

Percikan Api di Tanjungraya, “Lampu Kuning” untuk Kota Pontianak

Saya bersama beberapa jurnalis dan aparat berada dalam posisi di depan Pasar Flamboyan. Tepatnya di depan Jotun. Kami saling berbagi informasi. Antara lain informasi mulai diserangnya satu toko IndoMaret di Jakarta. Kyai yang terkena gas air mata. Sampai asal mula terjadinya kerumunan massa di Tanjungraya. Apakah benar ada pemukulan?

Karena jalan Gajahmada dan Pahlawan telah dibuka blokadenya oleh Brimob seiring seruan Kapolda Musyaffak agar massa membubarkan diri, pada pukul 01.15 saya bisa “bedesut” menuju ke Polsek Timur. Tujuannya untuk cek dan ricek apakah benar ada laporan pemukulan di perempatan Tanjungraya sebelum pukul 21.00? Ternyata benar ada. Tiga orang? Betul.

Saya dan wartawan Teraju lainnya, Difa diterima petugas piket bernama Suhartono. “Dua orang sedang di-BAP,” katanya. “Silahkan lihat sendiri di ruang pemeriksaan,” timpal anggota piket lainnya. Sementara saya melihat Polsek Timur sepi kecuali ada beberapa anggota yang mengangkut air kotak dan satu anggota lagi tidur di kursi kayu. Mungkin kelelahan.

Di dalam ruang pemeriksaan tampak seorang pemuda dengan dagu diperban. Ia luka ringan. Di sebelahnya ada remaja putri berambut lurus sebahu. Namun cewek cantik ini tidak cidera.