Kami dari dua Masjid di Pontianak, Masjid Raya Mujahidin ikut serta Pak Dr.Ir.Wasi’an Syaifuddin, Pak Haji Abu Nashor Anwar, bang Achmad Fathony dan Joni Abu. Kemudian dari Masjid Ikhwanul Mukminin ada bang Haji Yan Abdurrahman HM dan Tan Shah Khumainy Salim
Dari hasil kunjungan ke Masjid Jogokariyan memang dengan mata kepala sendiri kami melihat shalat subuhnya memang seperti shalat Jumat tidak kurang dari 300 orang jumlah jamaahnya dan kami disiapkan kamar khusus di lantai 3 Masjid Jogokariyan dan disiapkan sarapan pagi “Nasi Kuching” yg saat itu masih seharga 1000 rupiah
Namun efek positifnya benar-benar menggema di Pontianak wabil khusus di Masjid Ikhwanul Mukminin yg kami posisikan sebagai Masjid Terbuka 24 Jam, membagun kekuatan subuh, peta dakwah dan program Masjid Makmur dan Mandiri
Demikian pula di Masjid Raya Mujahidin kami buat Tabung Infak Harian Jamaah Masjid Raya Mujahidin dalam rangka mendukung program Masjid Makmur dan Mandiri dengan program unggulan “Dakwah Islamiyah & Sosial Keummatan”
Kemudian dari proses ini selama 4 tahun sampailah Allah taqdirkan berdiri cikal bakal Masjid Kapal Munzalan di Ampera dan di Serdam 2 di tahun 2010 dan mulai lebih aktif di tahun 2012 dengan kehadiran Tok Haji Ustadz Luqmanulhakim Ayahman Pontianak
