Beliau menuturkan : “siap aja menunaikan hutang zakat, tapi pengennya nyalurin sendiri ke asnaf zakat, gak mau dititipkan ke pihak lain.”
Jika pengusaha tersebut memiliki masjid, lalu masjidnya memiliki Baitul Maal yang terdaftar sebagai unit pengelolaan zakat ke Basnaz, maka hal itu sangat mungkin dilakukan.
Pada pengelolaan angka zakat yang teramat besar, masjid keluarga pengusaha berpotensi untuk menyalurkan secara adil dan tepat. Ini yang jarang disadari oleh banyak pengusaha. Dampak sosial nya pun akan sangat tinggi.
Selain itu, tidak semua generasi kedua atau ketiga bisnis selalu cenderung untuk berbisnis. Bisa jadi ada anak atau cucu yang tertarik pada dunia filantropi. Inilah wahana bagi keluarga pengusaha, untuk menyalurkan energi aktivitas kemanusiaan melalui masjid yang ada.
3. Platform Komunikasi Resmi antar Pengusaha Muslim.
Hari ini para pengusaha muslim yang dikaruniai Allah kesempatan membangun masjid telah sering membangun komunikasi. Ini adalah sebuah kekuatan baik yang harus dikelola.
Dan ini kesempatan bagi Anda para pengusaha untuk memulai melangkah membangun masjid. Masjid yang fungsional dan bermanfaat. InsyaAllah.
Ahad 1 Desember nanti, Tokoh Hulu Pergerakan Masjid Indonesia, Kiyai Jazir Jogokariyan akan hadir di Bandung. InsyaAllah sebuah event inspirasi masjid akan dihelat.
