Berita

Singa Podium Senayan dan Sultan Hamid II Sang Pahlawan

Singa Podium Senayan dan Sultan Hamid II Sang Pahlawan
Foto: Penulis bersama Fahri seusai acara Dialog Kebangsaan di Mercure Hotel.

Saya tak membuang kesempatan ketika Iqbal memberikan informasi atas kedatangan Bang Fahri ke Pontianak. Saya datang ke tempat agenda tersebut bersama Bang Turiman Fachturrahman Nur (Dosen FH Untan yang juga merupakan Peneliti Sejarah Hukum Lambang Negara).‎ Selepas agenda Dialog Kebangsaan, saya langsung beranjak dari kursi untuk mendatangi Bang Fahri. Kami berkenalan. Saya sebutkan nama dan aktivitas yang kami lakukan. Bang Fahri cepat paham, tak lain karena buku tulisan kami bertiga (Saya, Bang Turiman, dan Bang Nur Iskandar) tentang “Sultan Hamid II Sang Perancang Lambang Negara” sudah sampai di tangannya.

Setelah launching buku biografi politik tersebut, saya memang sempat menyerahkan beberapa bundel buku kepada Iqbal untuk dibagikan ke beberapa kolega, salah satunya untuk Bang Fahri. Alhamdulillah, selepas itu akhirnya kami bertatap wajah. Saya tak mengira berjodoh dan sempat berdiskusi singkat dengan beliau tadi malam. Dengan gaya seperti di televisi, tak berubah, Bang Fahri menanggapi pembicaraan kami. Kami mendiskusikan soal Sultan Hamid II, ini juga sebetulnya terkait tema. Tentang kepemimpinan di daerah. Karena, Sultan Hamid II dulunya adalah salah satu pemimpin bangsa dan negara.