Begitulah cerminan dua alumni SMT Pertanian Flora Agung. Sekolah swasta kejuruan yang berhasil membentuk sikap mental kerja keras dan militan serta peduli pendidikan bagi masa depan anak-anaknya. Sesuatu yang sangat inspiratif di tengah dialektika perubahan zaman yang demikian cepat, serta semakin banyak pula kelompok masyarakat yang tidak peduli dengan pendidikan anak-anaknya.
Hanya disayangkan SMT Pertanian Flora Agung mesti tutup di usia muda. Jika saja sekolah ini panjang umur, mungkin lebih banyak alumni yang bisa mewarnai Bumi Khatulistiwa dengan warna cerah. Sebaliknya, sekolah kejuruan lainnya semoga bisa dirawat dengan baik dan profesional sehingga bisa membangun daerah. Sesuai semboyan SMK: Kita Bisa! (Nuris)
