Cerpen

Sebab Engkau Pasir dan Engkau Akan Kembali Menjadi Pasir

Sebab Engkau Pasir dan Engkau Akan Kembali Menjadi Pasir

Dia mulai batuk dan muntah sampai pasir yang tertelan keluar. Baru setelah semua pasir keluar dan rasa tersedak reda, dia menyadari dia disapu badai. Ketika badai pasirnya sudah berakhir, dia mendongakkan wajah dan memandang ke sekitar. Tidak ada apa-apa selain pasir, cakrawala, dan matahari yang tersisa dalam diam. Pasir sedikit berbukit-bukit di utara, timur, selatan, dan barat. Pemandangannya sama saja. Ia melihat hanya pasir sejauh matanya memandang. Semakin haus, semakin lelah ia menyerah. Dengan pasrah ia menghadapi takdirnya. Antara sadar dan tidak, semua peristiwa di masa lalu muncul, acak, seperti slide foto dan film.

Setahun yang lalu ia berangkat ke kejauhan dengan uang yang dihadiahi ibunya. Ia ingin jadi pejalan yang pergi sejauh mungkin dari rumahnya. Menjelejahi alam yang misterius dan hal-hal yang lebih misterius dari alam. Hanya saja, ia berada antara sekelompok orang asing, yang pergi ke tanah asing, melakukan tindakan-tindakan asing, pulang menjadi orang yang lebih asing. Ketika slide masih terus berputar, sebuah tangan dari dunia lain seperti menyentuhnya.

Bangun dengan tetes keringat di seluruh badannya, dia digoyang oleh pramugarinya. “Maaf, Anda dimohon untuk bangun dan meninggalkan pesawat ini.” Katanya dengan senyum.