Community

Aktualisasi Proses Saling Berbagi dan Memberi

Aktualisasi Proses Saling Berbagi dan Memberi

Tiga rekan yang ikut menggagas pendirian serikat pekerja, diam-diam tanpa sepengetahuan saya menghadap Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Kompas. Mereka mengaku dosa dan minta maaf, kemudian dibolehkan bekerja kembali, dengan berbagai persyaratan. Tinggal saya seorang diri, yang tiap hari harus masuk kerja di redaksi, tapi tulisan saya tak boleh dipublikasikan. Setelah terkatung-katung cukup lama, Senin 21 Maret 1988, sekitar pukul 13.00–13.30 saya dipanggil menghadap Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Kompas Jakob Oetama di ruang kerjanya di Jl Palmerah Selatan no 22-28 Lantai IV, Jakarta Pusat. Ketika itu Jakob Oetama meminta agar saya mengundurkan diri dari Kompas.

Jakob Oetama (JO): …. Kalau you rela, mbok you mundur. Nanti kita cari jalan yang gimana, gitu. Cuman saya dengar you ndak mau mundur.

Baca Juga:Beras Kampung

Albert Kuhon (AK): Nggak. Sampai sekarang saya belum jelas kesalahan saya.

JO: Iya, saya juga makin hari makin tidak jelas. Itu… gimana yaa, problem ini kan harus cepat selesai…..

AK: Tapi saya tetap merasa belum jelas mengenai kesalahan saya.

JO: Kalau bagi saya yaa… itu lah. Menghasut, ya artinya ndak taulah intensitasnya seberapa. Yaa…. Mengumpulkan orang, menyusun kekuatan, menimbulkan keresahan…
AK: Nggak ada, Pak! Sama sekali tidak ada maksud seperti itu…