Community

Aktualisasi Proses Saling Berbagi dan Memberi

Aktualisasi Proses Saling Berbagi dan Memberi

Percakapan saya dan Pak J-O akhir Maret 1988 itu tidak membuahkan apa-apa. Saya setiap hari tetap harus hadir di redaksi, tetapi tulisan saya tidak pernah dimuat. Nama saya tetap tercantum sebagai wartawan Kompas dan digaji meski tidak mengalami kenaikan seperti teman-teman yang lain. Situasi seperti berlangsung terus sampai akhir Agustus 1989, ketika Pemimpin Umum Suara Pembaruan, Dr Albert Hasibuan SH, mengajak saya hijrah ke media yang dipimpinnya. Saya diminta membuka Biro Koresponden Suara Pembaruan di Washington DC (Amerika Serikat). Sambil menunggu keberangkatan, Hasibuan menugasi saya ikut membidani penerbitan kembali Harian Jayakarta yang baru saja diakuisisi Grup Sinar Kasih. Tahun 1990 barulah saya hijrah ke Amerika Serikat.

Sang Guru

Saya tertegun dan ikut berdoa mendengar kabar Jakob Oetama (88), meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (9/9/2020) siang. Pendiri Kompas Gramedia itu lahir 27 September 1931 di Sleman, perbatasan antara wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan wilayah Kabupaten Magelang. Tak bisa dipungikiri, Jakob Oetama adalah seorang visioner.