in

Belajar Quran Visual-Virtual “All at Once” ala Oprah dan Obama

obama


Oleh: Nur Iskandar

Sejarah bagi kami pegiat IT (Informasi Teknologi). Bahwa kita bisa buat model Oprah Winfrey wawancara bersama mantan Presiden AS Barrack Obama. Walaupun keduanya berada di negara bagian yang berbeda saat wawancara, namun seperti berada dalam 1 ruangan. Inilah era kesejagatan. Pun TPA Sirajul Islam kita buat gabungan visual standar Covid-19 dengan peserta didik di luar (virtual) di mana puluhan mereka bisa belajar sekalian. Masya Allah, dengan kegotong-royongan Tawaf Indonesia (Tentara Wakaf Produktif) Indonesia ternyata kita bisa. Bisa. Bisa. Alhamdulillah. Sebuah project amal dengan uji-coba selama sebulan lamanya. Dirintis sejak Nopember 2020.

Tentara Wakaf Produktif terdiri dari sejumlah lembaga. Ada Kampoeng English Poernama. Bina Antarbudaya Chapter Pontianak-Kalimantan Barat. Teraju.Id. Munzalan Mubarakan. Sulthan Annashira. Djagat Kerdja. Ikadi. Ikapi, Lazismu. ISNU. Akselerasi Indonesia. Tentu juga Nazir dan Dewan Kemakmuran Mesjid Sirajul Islam serta Badan Wakaf Indonesia.

belajar al quran daring dan luring

TPA Sirajul Islam pernah ada dan besar sebelum masa kini ini. Hanya kondisi hebat itu terpaksa mati suri akibat ditinggalkan murid dan guru. Maka seiring dengan pergantian nazir serta peremajaan pengurus DKM setengah tahun lalu, TPA Sirajul Islam pun hendak dihidupkan kembali. Lalu per Oktober berkumpullah para pegiat wakaf produktif dengan membentuk perkumpulan Tawaf Indonesia. Tawaf yang simboliknya terus bergerak setiap saat. Bergerak secara ide dan kerja nyata. Bertindak secara produktif bersimbolkan tawaf di sekeliling kakbatullah di Mekah. Diliputi semangat mengabdi hanya kepada Allah dengan membersihkan diri maupun isi dada, sementara isi kepala adalah pikir, zikir, ikhtiar. Isi lisan adalah zikrullah–mengingat hanya semata-mata Allah Azawajallah. Mekah sebuah kota lembah nan gersang dan tandus, namun diberkahi Allah. Kini Mekah menjadi kota suci di dunia didampingi Madinah Al Munawwarah. Kotanya Nabi Muhammad SAW dengan syiar Quran: Makkiyah dan Madaniyah.

Baca Juga:  Wakaf Produktif Diinstal Ulang Setiap Subuh Berjamaah

Pakar-pakar IT bersimbiosis dengan para ustadz dan motivator. Diperoleh bantuan proyektor infocus. Didapatkan donasi pembelian kabel-kabel dan kamera. Diperoleh wakaf dua buah laptop bekas, walaupun sedikit rusak namun berhasil diperbaiki sehingga hari ini, Sabtu, 5/12/20 sejarah tercatat model visual dan virtual bisa diselenggarakan sekaligus alias “all at once”. Persis seperti pewawancara terbaik dunia Oprah Winfrey meladeni pembicaraan bersama tokoh mantan Presiden AS terkenal sejagat Barrack Obama.

belajar al quran daring dan luring.1

Torehan prestasi di TPA Sirajul Islam ini akan diikuti dengan pembentukan Klinik Wakaf Produktif. Ia berdampingan dengan Klinik Kesehatan yang diasuh dr Nursyam yang juga salah seorang nazir di Mesjid Sirajul Islam kawasan Jalan Merdeka–jantung kota Pontianak. Lebih lanjut TPA akan mengakomodir Bimbel Seluruh Mata Pelajaran bagi pelajar umum berbagai tingkatan, sekaligus menyiapkan diri membuka Akademi Ilmu Quran.

Tawaf Indonesia membuka donasi wakaf uang dan barang untuk menopang aktivitas program perwakafan produktifnya dan berbagi untuk bumi khaTULIStiwa maupun Nusantara: Indonesia Tercinta. Donasi bisa langsung ke nazir Sirajul Islam–Mataharinya Islam–terus bertawaf dengan produktivitas yang terus meningkat.Mohon doa restu dan bimbingan para pembaca seluruh dunia. (Penulis adalah pegiat Wakaf Literasi-Literasi Wakaf, anggota Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat Bidang Wakaf Produktif. CP-WA 08125710225).

Baca Juga:  Seperempat Abad Arwana

Written by Nur Iskandar

Hobi menulis tumbuh amat subur ketika masuk Universitas Tanjungpura. Sejak 1992-1999 terlibat aktif di pers kampus. Di masa ini pula sempat mengenyam amanah sebagai Ketua Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Pontianak, Wapimred Tabloid Mahasiswa Mimbar Untan dan Presidium Wilayah Kalimantan PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia). Karir di bidang jurnalistik dimulai di Radio Volare (1997-2001), Harian Equator (1999-2006), Harian Borneo Tribune dan hingga sekarang di teraju.id.

kesehatan pertama baru pendidikan

Prof Dr Arief Rachman: Kesehatan No 1, Pendidikan No 2

papan nama

Belajar Baca