in

“Dayak in Borobudur”

Dayak in Borobudur

Oleh: Very Firdaus

Telah terbit buku berjudul Dayak in Borobudur. Ulasannya tertuang di YouTube. Berikut ulasannya untuk kesejarahan Kalimantan.

Karena Candi Borubudur adalah peninggalan Budha bisa jadi dapat dihubungkan peninggalan Budha di Kalimantan yakni Candi Laras, situs candi berukuran kecil yang terdapat di desa Candi Laras, Candi Laras Selatan, Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan yang ditemukan pada lokasi yang dinamakan penduduk dengan sebutan Tanah Tinggi.

Di dalam daerah yang berdekatan dengan candi ini, yaitu di daerah aliran sungai Amas ditemukan pula sebuah arca Buddha Dīpankara dan potongan batu yang bertuliskan bahasa Melayu kuno aksara Pallawa.

Berdasarkan penelitian arkeologi berasal dari abad ke-8 atau ke-9.

Sedangkan Candi Borobudur itu diperkirakan dibangun sekitar tahun 750-800 an Masehi.

Artinya selain Sumatera dan Jawa. Kalimantan terindikasi juga juga turut andil akulturasi budaya dalam peradaban Melayu Kuno, ditandai dengan bahasa Melayu Kuno yang tertulis pada beberapa prasasti dari sekitar abad ke-7 hingga abad ke-10 M yang ditemukan di Sumatra dan Jawa. Sebagian besar prasasti yang menjadi sumber corpus Melayu Kuno berkaitan dengan sejarah Kerajaan Sriwijaya seiiring dengan penyebaran agama Budha

Baca Juga:  Welcome to Nurul Jaddid — Ponpes 300 Santri Fully Beasiswa dari Bisnis Kambing “Only”

Jejak peradaban Melayu Kuno juga ditemukan pada penemuan Prasasti Sojomerto yang bermediakan batu andesit ini ditemukan di desa Sojomerto, kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. (Berdekatan dengan Candi Borubudur)
Prasasti ini mempergunakan aksara Pallawa dan berbahasa Melayu-Kuno, dengan tanpa menyertakan tahun penerbitannya, berdasarkan taksiran analisis paleografi diperkirakan berasal dari kurun akhir abad ke-7 atau awal abad ke-8 masehi.

Written by teraju.id

nur is

Kisah ‘Kelaheran’ Kru ABSJ

raja kelulut

JURAGAN KELULUT ITU NAMANYA MAT SIRI