Community

Janggut Naga Saat Cap Go Meh

Janggut Naga Saat Cap Go Meh

Oleh : Khatijah

Jawai Selatan mayoritasnya bersuku Melayu dan Cina, jadi bukan hal yang asing lagi bagi kami tentang Cap Go Meh dan Imlek. Hal yang paling kami sukai ketika Cap Go Meh ialah berkumpulnya para Tatung di Pasar Semperiuk B seraya diarak hingga ke Pasar Matang.

Dari Tatung yang biasa saja, dalam artian Tatung yang hanya menginjak parang dan bergoyang-goyang mengikuti gendangnya, Tatung sedang dalam artian Tatung tersebut juga menginjak parang dan bergoyang plus mengasahkan pisau ke tubuhnya, dan Tatung yang luar biasa dalam artian Tatung yang menginjak parang, pisau digosokkan ke tubuh serta berbagai tusukan besi di mulutnya.

Berbicara tentang Cap Go Meh, saya teringat ketika duduk di kelas 4 SD. Waktu itu tidak ada yang tenang belajar di dalam kelas jika sudah terdengar gendang tatung dan naga. Kami tak lagi memperdulikan guru di depan, kami semua serempak keluar untuk melihatnya. Al-hasil guru mencubit semua pinggang kami. Itu hal yang tak bisa dilupakan ketika berbicara tentang Cap Go Meh.

Suara gendang tatung membuat kaki kami gatal untuk mengikutinya serta membuat mata kami pedas jika tak melihatnya.