Community

Jurus Jitu Melawan Buntu Ide Saat Menulis

Jurus Jitu Melawan Buntu Ide Saat Menulis

Oleh : Khatijah

Tik..tik..tik.. telunjuk menari di keyboard. Treeettt telunjuk menekan tombol delete. Begitu seterusnya berulang-ulang. Saya rasa kegiatan yang mungkin setiap pekerja untuk keabadian mengalaminya.

Yaah, mungkin hanya sebagian atau orang pemula seperti saya yang mengalaminya karena yang hidupnya sebagian dari menulis tak akan terjadi lagi di hari-harinya. “Bisa karena biasa” mungkin kalimat yang cukup untuk membungkus susunan abjad belepotan saya sedari awal.

Beberapa hari ini saya selalu saja melakukan hal yang kurang wajar, mengetik lalu menghapus berulang-ulang. Hasil tulisan akhir-akhir ini juga kurang memuaskan karena tak sesuai porsi, tapi demi menjaga keseimbangan saya harus melakukannya agar tetap berjalan dan serasa hidup.

Ok, kembali ke topik awal. Jika ditanya “Apa yang kau lakukan jika sedang buntu ide?”. Jawabnya, “Aku tidak tahu, buntu akan ide itu hanyalah bualan para pengeluh yang mereka jadikan alasan agar mereka bisa bersenang-senang”. krik-krik. Tentu saja itu bukan jawaban saya, itu kalimat Steve Martin. Ada yang lebih nyesek lagi nih jawabannya, “Tidak, saya tidak mengalami buntu ide. Karena saya tahu apa yang harus saya lakukan,” kata Yusriadi.