in

Satu Duka Keluarga Pejuang

irfansyah


Oleh: Ustadz Riza Zacharias

A’udzubillahi minasysyaithanirrajim
Bismillahirrahmanirrahim

Teman-teman dan sahabat tercinta, mohon berkenan panjatkan do’a, pun al fatihah untuk keluarga adek saya pejuang yang satu ini:
bang Irfansyah Riyanto. Komandan paskas Bandung, gerakan yang di inisiasi oleh Ustadz Luqmanulhakim Ashabul Yamin..

Saya saksi, betapa bang Irfan ini mendedikasikan diri di jalan perjuangan nan sepi dari popularitas, namun inSyaAllah riuh suara di negeri akhirat sana, yang penghuninya para malaikat.

Masih terisak pagi ini, saat saya menelepon beliau. Betapa tidak, ayah-bunda tercintanya, adik perempuan satu-satunya yang sedang hamil anak kedua, beserta suaminya (adik ipar) dan seorang anak yang sedang lucu-lucunya (keponakan bang Irfan), turut menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak kemarin Ahad pukul 14.40 an WIB.

Betapa dalam rasa kehilangan beliau, dalam satu waktu yang tiba-tiba dan tidak terduga, kehilangan semua keluarga intinya. Dimana beliau tinggal satu-satunya anggota keluarga yang sedarah sekandung..😭😭😭😭😭

Entah akan seperti apa sedihnya, jika itupun menimpa kita semua.

Baca Juga:  Bangun Masjid Para Mualaf

Kisah beliau tentunya bukan satu-satunya. Boleh jadi ada keluarga lain yang mengalami hal yang sama. Pun diri ini teringat, seperti apa dulu dahsyatnya tsunami Aceh, yang juga berdampak masif terhadap hilangnya keluarga demi keluarga..😭😭😭

Ibunda bang Irfan ini seorang Guru. Kerinduan bertemu dengan keluarga yang merantau di pulau Jawa, menjadikan mereka memanfaatkan momentum liburan sekolah, untuk bisa melepas rindu..

Namun takdirNya berkata lain. Kebahagiaan melepas rindu, berujung pada perpisahan di dunia ini..

Mohon perkenan do’anya untuk mereka, agar syahid, Husnul Khatimah di sisiNya. Diampuni dosa-dosanya.

Doakan pula bang Irfan sekeluarga (istri dan anak-anak beliau), sabar dan tabah menghadapi ini. Menjadi anak shalih yang do’anya tembus langit, bagi kedua orangtuanya. Juga adiknya.

Doakan pula semua korban. Pun kita yang masih hidup, agar semakin baik sebagai hambaNya dan semakin siap menghadapi kematian bila-bila masa datangnya..

Jazakumullah bagi teman-teman dan sahabat yang berkenan doakan..

Terimakasih

Written by teraju.id

mulyadi

Selamat Jalan Adinda Mulyadi

asam pedas kepala ikan kakap

Asam Pedas dan Trend Glokal