Bahwa aset tanah dan apapun yang bertumbuh di atasnya bersifat tetap laksana uang 1 juta contoh AR Mecer tadi, tetapi lampu, sepeda dan tangga bisa dibeli. Di sinilah bertemu-mesranya tembawang, CU dan wakaf dalam Islam. Di Kalbar selain tembawang, CU yang besar asetnya, juga adalah tanah wakaf. Data SIWAK Departemen Agama menyebutkan 750.000 hektar! Betapa amat sangat potensial.
Finally, saya dapat kesimpulan wahyu ilahi di Injil maupun Quran-Hadits yang berisi kemodernan konsep ekonomi dunia-akhirat. Sama dengan filosofi Matematika AR Mecer tadi. Yakni nyawa boleh putus, pahala mengalir terus. Jiwa boleh melayang, tetapi fungsi-fungsi sosial kemanusiaan tetap berkembang.
