Ya Allah, jika aku berbuat baik dan melayani kedua orang tuaku ini dengan niat benar-benar ikhlas mengharapkan ridha-Mu, maka lepaskanlah kesulitan yang sedang kami hadapi dari batu besar yang menutupi kami ini di goa.” Batu besar itu tiba-tiba tergerak terbuka sedikit, namun mereka masih belum dapat keluar dari goa.
Orang kedua juga berkata, “Ya Allah, dahulu ada puteri pamanku yang aku sangat mencintainya. Namun ia menolak cintaku. Hingga berlalu beberapa tahun, ia mendatangiku (karena sedang butuh uang). Aku pun memberinya 120 dinar. Saya bantu itu dengan syarat ia mau tidur denganku. Ia pun mau. Sampai ketika aku ingin menyetubuhinya, keluarlah dari mulutnya, kata-kata “Tidak halal bagimu membuka cincin kecuali dengan cara yang benar (maksudnya: barulah halal dengan nikah, bukan dengan zina).” Aku pun langsung terperanjat kaget dan pergi meninggalkannya padahal dialah yang paling kucintai. Aku pun meninggalkan emas yang telah kuberikan untuknya. Ya Allah, jika aku mengerjakan sedemikian itu dengan niat benar-benar ikhlas mengharapkan ridha-Mu, maka lepaskanlah kesulitan yang sedang kami hadapi dari batu besar yang menutupi kami di goa ini.” Batu besar itu tiba-tiba tergeser terbuka lagi, namun mereka masih belum dapat keluar dari goa.
