Opini

HASAN KARMAN: “PERLUNYA CALON KETUA UMUM YANG MEMILIKI DUKUNGAN FINANSIAL & POLITIK, AGAR DAPAT MEMBAWA PERUBAHAN PADA MABT.”

HASAN KARMAN: “PERLUNYA CALON KETUA UMUM YANG MEMILIKI DUKUNGAN FINANSIAL & POLITIK, AGAR DAPAT MEMBAWA PERUBAHAN PADA MABT.”

“Menurut saya semua calon memiliki peluang untuk dipilih sebagai Ketua Umum MABT. Sesuai nama MABT sebagai lembaga budaya, yang selain mewakili masyarakat Tionghoa juga sekaligus sebagai pengarah adat-budaya Tionghoa, dan ini bukan hanya terbatas di Kalbar tapi juga Indonesia. Karena itu calon yang maju harus betul-betul memiliki visi-misi yang jelas dan kuat untuk membawa perubahan ke depan. Seorang Ketua Umum MABT bukan hanya dituntut semangatnya, namun butuh pengorbanan waktu, pikiran, bahkan juga finansial yang tidak kecil. Selain moralitas, figur tersebut harus bisa memberi teladan dan pengambil keputusan (decision maker) yang handal untuk MABT. Setidaknya untuk lima tahun kedepan. Kita tahu MABT adalah lembaga nirlaba dan non-komersil, untuk itulah figur yang mencalonkan diri ini sebaiknya punya kemampuan finansial mandiri, lobby dan dukungan yang kuat dari masyarakat, jaringan yang luas, serta mampu berkomunikasi dengan semua pihak. Memang tidak mudah dan tak ada yang sesempurna itu, namun itulah konskwensinya,” kata HK.