Opini

LAUDATO SI: Ajaran Paus Fransiskus (2015) tentang Lingkungan Hidup

LAUDATO SI: Ajaran Paus Fransiskus (2015) tentang Lingkungan Hidup
Dr Leo Sutrisno

Para pendidik diminta mengembangkan jalur-jalur pedagogis bagi etika lingkungan untuk menumbuh solidaritas. Pendidikan ekologis dilakukan dalam berbagai onteks: sekolah, keluarga, media sosial, dsb. Para politisi juga dapat ambil bagian dalam meningkatkan kesadaran ekologi masyarakat. Perlu diingatkan bahwa hubungan antara pendidikan estetika dan pelestarian lingkungan tidak boleh dilupakan.

c. Pertobatan Ekologis

Paus Fransiskus menawarkan kerangka spiritualitas ekologis yang berakar pada keyakinan iman umat kristiani.
Salah satu bagian penting dari kehidupan kristiani adalah menghayati panggilan untuk melestarikan ciptaan-ciptaan Allah. Diawali dengan melakukan pertobatan ekologis, yaitu memeriksa hidup dan mengakui bahwa tindakan-tindakan kita di masa lampau dan masa kini telah membawa kerugian kepada ciptaan Allah.

Pertobatan ekologis komunal dapat menciptakan dinamisme perubahan keberlanjutan. Salah satu dari wujud pertobatan ekologis adalah sikap bersama yang menumbuhkan semangat murah hati dan penuh kelembutan bagi manusia dan ciptaan-ciptaan lain yang rentan. Kita mesti membangun persaudaraan dengan seluruh ciptaan.

d. Kegembiraan dan Damai

Selain keutuhan ekosistem, kita perlu berbicara tentang keutuhan manusia. Spiritualitas kristiani menawarkan cara yang khas untuk memahami kualitas hidup dan mendorong suatu gaya hidup kenabian dan kontemplatif. Dengan demikian, kita mampu menikmati sukacita tanpa terobsesi konsumtif, suatu kedamaian batin yang penuh sukacita.