Opini

Nikmati Proses sebuah Kisah Klasik untuk Masa Depan

Nikmati Proses sebuah Kisah Klasik untuk Masa Depan

Allah Swt berfirman dalam kitabnya Alquran ayat ke 216 dari surah Al-Baqarah Boleh jadi kamu membenci sesuatu. Padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui. Firman Allah ini adalah jawaban atas kesulitan yang seseorang alami di masa lampau. Bukankah sekarang sudah mendulang kebahagian dan kesuksesan.

Hari perhitungan seperti yang diyakini umat beragama khususnya Islam, secara perspektif syariat sebenarnya belum terjadi. Akan tetapi, melirik dari sudut pandang kausalitas sebenarnya sudah terjadi. Seorang yang malas-malasan dalam kesehariannya suatu saat akan mendapat kesusahan di masa depan, perhatikanlah mereka yang gagal, pengangguran dan hidup tidak karuan. Sebab utama atas perihal semacam ini adalah semata kemalasan dan tidak mau berupaya. Sebuah ungkapan yang masih terngiang di telinga saya bahwa hari ini adalah hasil atas upaya kemarin.

Seorang yang malas di masa mudanya akan dipaksa bekerja keras di waktu tua, karena sederhananya masa muda adalah masa yang paling tepat dalam mengembangkan potensi diri yang nikmatnya didapati ketika lansia.