Opini

Serangan Militer Aleppo dan Pelajaran Damai dari Kalbar

Serangan Militer Aleppo dan Pelajaran Damai dari Kalbar

Oleh: Nur Iskandar *

Kemarin, edisi Senin, 26/9/16 saya membaca ‘second headline’ Kompas tentang eskalasi militer di Suriah yang membuat PBB terbelalak kaget. Serangan militer oposisi yang didukung Rusia dengan maksud menguasai Aleppo Timur menjatuhkan korban sipil sampai 100 orang.

Kehancuran gedung jangan tanya lagi hancur-luluh dengan kerugian triliunan. Sementara itu dua juta penduduk kehilangan sumber air bersih, fasilitas kota, dan juga maut senantiasa mengintai mereka setiap saat.

‘Kagak kebayang’ bagaimana kalau kita tinggal di Aleppo-Suriah?! Inilah bencana buatan manusia jika suka bertikai antarasesama, berselisih, dan berebut sumber-sumber ekonomi tanpa azas keadilan. Negara dipecah-belah. Sementara negara maju datang buat berdagang senjata sekaligus mereguk sumber daya negara yang dibantunya. Dalam hal ini koalisi Rusia vs koalisi AS.
***

Sedari kecil saya sudah membaca berita-berita tentang perang Timur Tengah. Sewaktu SD (1980-1986) saya sudah membaca tentang perang PLO di Palestina vs Israel. Sampai sekarang Palestina-Israel tak pernah reda dengan perang. Bahkan semakin menggila perang ‘merekahnya mawar’ di padang pasir. Lihat peristiwa di Mesir. Lihat ISIS.