Opini

Ziarah ke Makam Keramat Pangeran Hamid di Angke-Jakarta

Ziarah ke Makam Keramat Pangeran Hamid di Angke-Jakarta

Komponen utama konstruksi atap adalah balok jurai limasan, bantalan/balok pangkal kaso, bantalan ujung kaso, dan bantalan tengah kaso yang dilengkapi dengan tiang penopang gantung. Adapun yang dimaksud dengan tiang penopang gantung adalah tiang penopang yang tidak langsung meneruskan beban berat langsung ke tanah, melainkan disalurkan melalui bidang atau titik penopangnya, dalam hal ini adalah tiang utama cungkup, balok loteng, dan bangsal. Ketiga komponen ini berfungsi melekatkan langit-langit atap agar dapat menutupi bagian dalam sistem konstruksi yang mungkin kurang indah jika terlihat langsung.

makan pangeran hamid muara angke jakarta 2

Kijing atau jirat berbentuk empat persegi panjang dan berundak. Undak bagian bawah berukuran panjang 2,m, lebar 1,33 m, dan tinggi 0,25 m. Undak bagian atas berukuran panjang 2,07 m, lebar 76,5 m, dan tinggi 0,55 m. Undakan kijing bagian bawah dilapis dengan marmer putih yang ditumpuk dengan spesi, sedang undakan atas ditumpuk tanpa spesi. Kijing terbuat dari marmer yang diberi hiasan motif tumbuhan berupa dua pucuk kelapa, dan kaligrafi. Kaki nisan berbentuk empat persegi panjang sedangkan badannya bulat lonjong atau oval. Bahu nisan berbentuk lingkaran dan atasnya berbentuk bawang. Nisan polos tanpa hiasan. Tinggi nisan 65 cm, sedangkan bagian dasar yang berbentuk persegi tingginya 5 cm.