Politik

Kesaksian H Gusti Syamsumin–Berjuang untuk Sultan Hamid dari Senayan

Kesaksian H Gusti Syamsumin–Berjuang untuk Sultan Hamid dari Senayan
Foto tahun 2015 di kediaman H Gusti Samsumin, kawasan Perdana, Kota Pontianak.

Termasuk kalau saja terbukti SH berada di pihak yang benar” maka hak-haknya mestilah dikembalikan. Saya pikir, warga Kalbar butuh membaca sejarah pemimpin daerahnya dengan bersih. Sehingga mereka tak “inferior” di level nasional/internasional, sebab sejak dulu para pemimpinnya ketika muncul ke permukaan kebanyakannya–negatif selarat–negatif melulu. Lihat saja kasus Akil Mochtar. Wakil rakyat di parlemen “begasak atawa betinju”. Etnis tertentu dipropagandakan “makan oranglah”. Pertikaian etnik berdarah-darah. Genosida Jepang dsb. Semua itu pikir saya negatif dan pantas dilibas menjadi positif.

Saya pikir mumpung Pak Sam, Massuka Djanting, Pak Darto dll masih hidup…Jangan kita lalai. Lalu Kalbar selalu jadi penonton–bahkan SDA-nya dikuras tanpa pemimpin-pemimpinnya berdaya dengan leadership strong bicara “Ini Loh Kalbar! Kalbar mau bergaining begini-begini atau begitu-begitu….”