Berita

Pro-Kontra Museum jadi Mesjid dan Mesjid jadi Bar–Robert Mark: “Tuhan yang Disembah Umat Kristen dan Islam adalah Tuhan yang Sama”

Pro-Kontra Museum jadi Mesjid dan Mesjid jadi Bar–Robert Mark: “Tuhan yang Disembah Umat Kristen dan Islam adalah Tuhan yang Sama”
Hegia Sophia yang kini disambut pro-kontra masyarakat dunia. Foto internet


teraju.id, Internasional— Planet bumi ini tidak pernah padam dari terbelahnya pikiran dan ucapan. Terkini di level internasional adalah Turki. Turki menetapkan perubahan museum menjadi masjid dan ditentang Paman Sam sampai ke Vatikan. Bagaimana jalan ceritanya?

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengubah monumen ikonik Hagia Sophia menjadi masjid. Dunia pun “pambar” dalam sepekan terakhir ini, Sabtu, 18/7/2020.
Menurut Kantor Berita Turki, organisasi muslim seperti Uni Magrib Arab (The Magrib Arab Union), organisasi Ikhwanul Muslimin, juga dengan bersemangat mendukung langkah Presiden Erdogan itu. Pihak-pihak itu menyebut momen tersebut sebagai “langkah sejarah” atau “peristiwa bersejarah” dalam Islam. Di sisi lain, menurut Reuters, kritik atas keputusan itu juga tak kalah banyaknya dari petinggi negara dan pemimpin agama dunia. Bahkan, Paus Fransiskus dari Vatikan mengaku sangat sedih atas perubahan status Hagia Sophia tersebut.

Polemik tersebut tidak terlepas dari sejarah panjang Hagia Sophia yang telah melewati masa lebih dari 1,5 milenium.

Selama 15 abad terakhir, Hagia Sophia menurut tirto, menjadi saksi bisu sejarah berlangsungnya transisi rezim yang menguasai Konstantinopel (kini Istanbul), mulai dari pagan, Kekaisaran Byzantium penganut Katolik Ortodoks, Kesultanan Ottoman (Utsmaniyah) sampai era Turki modern.