Berita

Konfirmasi Mencium Hajaral Aswad

Konfirmasi Mencium Hajaral Aswad
Suasana di kawasan Hajarul Aswad dan pecahan batu yang semula utuh menjadi tujuh atau delapan pecahan.

Nasihat bapak itu pula yang saya pakai membujuk jamaah yang haji atau umroh, telah berusaha sekuat tenaga, namun gagal mencium langsung, atau wanita demi menjaga sentuhan dan risiko besar membatalkan wudhu, sebagaimana Aisyah RA enggan berdesakan, juga memilih salam melambai dan mencium tangan sebagai sunnah tidak secara langsung mencium Hajaral Aswad.

Insya Allah Hajarul Aswad termasuk benda sakral yang bakal menjadi saksi sesiapa saja yang pernah menciumnya saat kita ditimbang amal kebajikan kita di hadapan Allah SWT di Padang Mahsyar.

*

Sebagai Jurnalist saya menyiapkan diri meliput Hajaral Aswad saat haji 2007. Saya selalu mencari peluang saat tawaf.

Berhaji di usia 33 tahun tenaga ekstra kuat. Namun berhari-hari tak juga berhasil. Ternyata tenaga bukan satu-satunya modal dasar. Sebab secara ukuran badan, banyak hamba Allah lebih besar tinggi. Lebih padat tenaga.

Abangku Nur Hasan menasihati, agar dapat mencium Hajaral Aswad banyak-banyaklah membaca QS Al Ikhlash. Sebab hanya yang hatinya ikhlas Allah kasih mudah segala urusan. Termasuk mencium Hajaral Aswad. Saya laksanakan…seraya istighfar mohon bisa “interview” langsung …