Berita

MACHIAVELLI

MACHIAVELLI

Semasa hidupnya, Machiavelli menulis sekurang-kurangnya empat buku politik: It Principe, L’Arte della Guerra, Madragola, dan Discorsi di Nicolo’ Machiavelli. Entah Kenapa, di kemudian hari hanya untuk buku pertama dan keempat yang paling populer. Bahkan, jadi buku pengangan dan bacaan wajib para penguasa.

Disebut pelopor ilmu politik modern, karena pertama kali dalam sejarah Machiavelli secara sistematis menuliskan pengamatan dan analisisnya, menjadi buku. Ketika diangkat jadi Sekretaris Dewan 10 dan Wakil Kanselir Republik Firenze pada 1498, ia sudah intens mengamati masalah kemiliteran.

Tugasnya sebagai diplomat, kemudian membuatnya menjadi semakin cermat mengamati kekuatan dan kelemahan penguasa berbagai negeri sert abagaimana cara-cara mereka menjadikan pemerintahan. Semua itu dijadikannya bahan bagi karya-karyanya kemudian, begitu ia terjungkal dan tersingkir dari jabatan oleh Wangsa Medici, menyusul kekalahan tentara republik pada tahun 1512.

Penguasa akan dipandang bijaksana, bila para menterinya cakap dan setia. Tetapi bila sebaliknya, maka penguasa akan dicela dan dicemooh.