FKPT melalui kerjasama dengan BNPT dan Forsas berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Tetapi karya yang ada dikompilasi dan diterbitkan buku bunga rampai berskala nasional. Bahkan bila perlu juga dipentaskan di hadapan Presiden, Menteri, dan para tamu dari Manca Negara. Bahwa kehidupan sastrawi inilah Indonesia, NKRI yang jaya karena Berbhinneka Tunggal Ika. Kaya budaya sehingga melahirkan pesona dunia. Bahwa kita tidak akan pecah berkeping-keping seperti Rusia dan Suriah, melainkan kita akan sejahtera di bawah sang saka merah putih, Pancasila dan Indonesia Raya.
“Sikap intoleransi akan luntur dengan sastra. Hidup harmonis akan subur dengan sastra,” timpalnya. (Nuris)
