Edukasi

Berkiprah dengan Penulis

Berkiprah dengan Penulis

Setibanya di ruangan aku langsung duduk dan mendengarkan pemaparannya. Tak lama setelah itu dilanjutkan dengan pemateri-pemateri yang lain. Aku pun terkagum-kagum ketika mendengar bahwa penulis buku “Beragama dalam Kebingungan” itu adalah 2 orang mahasiswa. Latar belakang mahasiswa tersebut berdasarkan informasi terlahir dari pendidikan bernotaben pondok pesantren. Beberapa pemateri yang lain memuji-muji karya mereka. Selamat! Sebagai mahasiswa aku tergairah untuk ikut menulis meskipun dengan gaya yang sederhana. Setidaknya berani mencoba dan berubah, seperti kata Najwa Sihab “hidup ini terlalu singkat jika dilakukan tanpa perubahan.”
Tiba pada sesi tanya jawab, banyak mahasiswa yang mengacungkan tangan. Iming-imingnya adalah diberikan buku bagi penanya terbaik. Faktanya diakhir acara semua yang bertanya diberikan buku. Ada dua sesi tanya jawab yang diberikan panitia. Aku masih mengambang, tak tau apa yang ingin ditanyakan. Sudah cukup banyak teori yang ku dapat tentang menulis dari pak Dedy, tinggal diaplikasikan saja. Soal motivasi jangan tanya lagi, kata pak Dedy “motivasi datang dari komitmen diri sendiri, memaksakan diri menulis adalah solusi. Perbanyak membaca untuk menemukan ide-ide yang tajam.” Tegasnya.