Dengan menggunakan ukuran yang disebut Effect Size (ES). Harga ES identik dengan harga Skor-Z dalam kurva normal. ES keenam kategori itu berturut-turut adalah: guru (0.50), kurikulum (0.45), metode pembelajaran (0.43), murid (0.39), lingkungan rumah (0.35), dan lingkungan sekolah (0.23). ES rerata sebesar 0.40. Guru mempunya harga ES tertinggi.
Jadi, tidak salah jika Menteri Nadiem memilih faktor guru yang akan dikuatkan. Apa yang harus di-‘kuatkan’?
Fungsi guru mesti diubah dari fasilitator (yang diyakini hingga saat ini) menjadi seorang aktivator. Effect para guru yang berfungsi sebagai fasilitar sangat rendah (0.17). Sebaliknya, para guru yang berfungsi sebagai aktivator mempunyai ES sebesar 0.60. Secara detail John Hattie (2009) menunjukkan hal-hal yang dilakukan guru dari masing-masing fungsi ini.
3. Relevansi pendidikan dan dunia kerja
Di beberapa kesempatan seperti yang dapat ditangkap dari berita media massa, Menteri Nadiem mengatakan bahwa materi ajar menjadi sangat relatif (dan bahkan tidak penting lagi). Karena, bahan itu sudah tersedia secara melimpah di dunia digital. Yang diperlukan dewasa ini, adalah kemampuan mengolahnya sehingga menjadi pengetahuannya sendiri.
