Jika, Menteri Nadiem mampu ‘mencangkokkan’ DNA Inovator ini kepada para murid/mahasiswa, guru/dosen, orang tua siswa/mahasiswa, tenaga kependidikan, niscaya relevansi pendidikan dan dunia kerja yang diinginkan dapat dipenuhi.
Kembali kepada judul tulisan ini. Jawaban pertanyaan itu adalah (1) membentuk manusia yang mempunyai kepribadian moral yang kuat, (2) membuat guru/dosen sebagai aktivator, serta (3) mencangkokkan DNA Inovator pada semua warga pendidikan.
Baca Juga:Tuntunan Menyambut Ramadhan
Semoga!
*Leo Sutrisno (Ph.D Monash, 1990) adalah pensiunan dosen Universitas Tanjungpura, Pontianak. Kini tinggal di Pakem Tegal RT 40, Jlan Kaliurang km 17, Yogyakarta. No hp 08152208573.
