Di Sukadana OSO merasa lepas sebagai manusia tanpa topeng. Dia tampil sebagai OSO sesungguhnya. Biasa keluar masuk rumah tanpa baju. Biasa dipijit melantai di dalam kamarnya. Santai. Rileks. Tanpa beban. Di sana dia betah berhari-hari. Oleh karenanya dia butuh alat transportasi untuk memenuhi hasratnya pulang kampung, yakni pesawat pribadi. Kerap kali pesawat ini “ngandang” di Bandara Soepadio. Nah, jika Anda kebetulan terbang dari bandara Pontianak, dan melihat ada pesawat kecil, itu barangkali pesawat milik OSO. Punya pesawat sendiri? Langka ada yang seperti OSO di Kalbar…maka OSO sangat tenar. “Pesawat Hely pak OSO canggih. Pertama saya ngeri, tapi ternyata aman,” kata Iyeth Bustami.
***
Kedekatan OSO dengan Presiden Jokowi tidak diragukan lagi. Dia sesama pejabat negara. OSO juga deklarasi mendukung Capres Jokowi saat kampanye Pilpres “tempo hari”. Tak ayal, kita kerap melihat OSO tampil mesra bersama Jokowi dari layar televisi.
Apalagi relasi OSO dengan Jokowi dilengkapi dengan kehadiran Gubernur Cornelis (Penguasa Eksekutif Kalbar). Sehingga pas. Cornelis selain Gubernur, juga Ketua DPD PDIP Kalbar. Sementara PDIP adalah partainya Jokowi sejak jadi Walikota Solo, Gubernur DKI dan Presiden RI. Jokowi dekat dengan OSO, dekat juga dengan Cornelis.
