Catatannya adalah, kedekatan tidak sekedar dekat, tapi berdampak. Lihat, “koalisi” ini berhasil memasukkan dana perbatasan sehingga jalan lingkar luar dengan border Entikong menjadi “terbaik” di Indonesia. Dana masuk triliunan rupiah. Dampak ekonominya akan sangat luas ke masa depan.
Begitupula dengan keberhasilan pembangunan Jembatan Tayan. Masjid Raya Mujahidin. Gereja Katedral. Hingga Sail Selat Karimata. Banyak dana Pusat digelontorkan ke Kalbar hingga Sukadana. Mulai dari penambahan luas jalan, stimulasi ekonomi kerakyatan, hingga wisata bahari.
Kita jarang melihat “trisula” pertemanan sedemikian nyata dan dahsyat. Dan hal ini patut menjadi teladan kita semua dalam pertemanan.
Keteladanan OSO, Cornelis dan Jokowi pun patut diacungi jempol. Sebab peluang bisa jatuh ke tangan siapa saja dalam pangkat dan jabatan, namun apa yang telah ditorehkan dengan tinta emas dan dapat dibaca rakyat jelata apa bisa?
(Penulis adalah Pemred media online teraju.id, Direktur Pusdiklat TOP Indonesia dan mengajar di berbagai perguruan tinggi)
