Oleh: Nur Iskandar
Kita sudah cek sebagian besar referensi yang disebutkan Dr Anhar Gonggong–relevansinya melenceng. Menurut saya orang yang paling pakar tentang Sultan Hamid adalah peneliti sejarah hukum lambang negara, dosen hukum tata negara Universitas Tanjungpura yang seangkatan dengan Gubernur Sutarmidji kala ambil S2 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia–Turiman Faturahman Nur, SH, M.Hum. Kedua, peneliti delik makar yang dituduhkan kepada Sultan Hamid yakni pemuda alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan meneruskan S2 di Fakultas Hukum UI, Anshari Dimyati, SH, MH.
Baca Juga:Satisfide Bersembang Pantun with TnG UAS
